Medan, ITSI – Pada hari Selasa, 27 Januari 2026 bertempat di Hotel Le Polonia Medan, telah dilaksanakan kegiatan Anugerah Pelaporan SPMI Tahun 2025 oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I (LLDIKTI I).
Pada kegiatan Anugerah Pelaporan SPMI Tahun 2025 tersebut, ITSI diwakili oleh Wakil Rektor I Eka Bobby Febrianto, S.P., M.Si, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Delyana R Pulungan, S.E., M.Si beserta seluruh tim LPM yang bertugas.

Kegiatan dibuka oleh sambutan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D. yang menyampaikan bahwa Anugerah SPMI Tahun 2025 dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi terhadap Perguruan Tinggi yang konsisten membangun dan menjaga budaya mutu pelaporan. Prof. Saiful Matondang mengutarakan bahwa SPMI bersifat wajib bagi seluruh Perguruan Tinggi yang berada dibawah naungan LLDIKTI Wilayah I dengan seluruh kondisi dan berapapun jumlah mahasiswa yang ada didalamnya. Selain itu, Prof. Saiful Matondang juga menyampaikan bahwa LLDIKTI Wilayah I sukses memboyong dua penghargaan tertinggi dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Dua kategori yang berhasil dimenangkan oleh LLDIKTI Wilayah I adalah Gold Winner Pelaporan Data PPDIKTI Terbaik (Kategori LLDIKTI Klaster Besar) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) terbaik Kelompok I. Penghargaan ini tidak lepas dari dukungan dan kerja sama kolektif Perguruan Tinggi yang ada di bawah naungan LLDIKTI Wilayah I.

ITSI berhasil meraih 4 penghargaan pada Anugerah Pelaporan SPMI Tahun 2025 yaitu:
- Terbaik 1 Kategori SPMI Berdasarkan Penetapan Bentuk Perguruan Tinggi Institut;
- Terbaik 1 Kategori SPMI Berdasarkan Evaluasi Bentuk Perguruan Tinggi Institut;
- Terbaik 1 Kategori SPMI Berdasarkan Peningkatan Bentuk Perguruan Tinggi Institut;
- Juara Umum Anugerah Pelaporan SPMI Tahun 2025 Bentuk Perguruan Tinggi Institut.
Pencapaian ini menjadi bukti komitmen ITSI dalam membangun dan menjaga budaya mutu secara berkelanjutan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola Pendidikan dan budaya peningkatan mutu yang berkelanjutan demi terwujudnya perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing secara nasional hingga internasional. (LPM)














