Medan, 07/07/2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ITSI melakukan sosialisasi untuk persiapan instrumen akreditasi perguruan tinggi (IAPT) kepada seluruh Bagian dan Unit Kerja yang ada di lingkungan ITSI. Bertempat di R-12 ITSI hadir pada kegiatan sosialisasi ini jajaran Pimpinan ITSI Rektor, Dr. Purjianto, S.E., M.M., Wakil Rektor III, Ika Ucha Pradifta Rangkuti, S.ST., M.Si, Dekan Vokasi Muhammad Yusuf Dibisono, S.P., M.P., Kaprodi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan (TPHP) Pada Mulia Raja, S.Pd., M.Si, Kaprodi Agribisnis Tuty Ningsih, S.P., M.P., Kaprodi Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Ritna Wahyuni, S.Kom., M.Kom., Kaprodi Teknik Kimia Ir. Muhammad Syukri, S.T., M.T., Kaprodi Magister Sosial Ekonomi Pertanian Dr. Junaidi, S.P., M.P. dan Kepala Bagian serta Kepala Unit Kerja pendukung.

Dalam sambutannya, Rektor ITSI menekankan perlunya fokus dan kerjasama antar Bagian serta Unit Kerja dalam mempersiapkan akreditasi perguruan tinggi yang direncanakan akan berlangsung pada tahun 2027. Rektor menyebutkan bahwa sudah banyak perguruan tinggi swasta (PTS) yang berada dibawah naungan LLDikti Wilayah I yang telah mendapatkan predikat Unggul dan ITSI harus mengejar ketertinggalan tersebut. Selain itu, Rektor juga meminta agar ITSI dapat menerima mahasiswa asing serta memperbanyak kerjasama, pembiayaan, dan kegiatan tridarma di level internasional. Pada kesempatan yang sama, Kepala LPM ITSI menerangkan kepada seluruh jajaran yang hadir tentang panduan ekosistem Data Machine-to-Machine dalam IAPT 4.1 dan SAPTO 2.0. dimana seluruh data akan ditarik secara langsung melalui server berbasis jejak digital, dokumen via URL web dan dasbor analitik nasional dan fokus kerja pada pemeliharaan serta validitas data secara real time yang berkelanjutan. Kepala LPM juga menjelaskan indikator penentu akreditasi yang terbagi atas sumber daya manusia, mahasiswa dan pembelajaran, serta keberhasilan lulusan.

Menjelang akhir kegiatan sosialisasi ini, Rektor dalam arahannya meminta seluruh jajaran tim akademik untuk menentukan IKU tertinggi agar dijadikan patokan dan menghitung mapping GAP seluruh indikator dengan kondisi real di ITSI saat ini sehingga kedepannya tim akademik dapat menentukan prioritas penyelesaian kerja dalam mempersiapkan akreditasi perguruan tinggi untuk memperoleh predikat unggul
Web ITSI
E-SPMI














